Blog

  • Sepotong-sepotong

    “… uncertain whether it was the magic of the night which lay like silver on the snow or whether it was the light of dawn …” Dan Emil mengakhiri satu cerita pendek itu dengan mengangguk-angguk tanpa komentar. Artinya suka. Ia menutup bukunya, membalik, kemudian melihat ke sampul belakang. Translated from the Polish. Oh ternyata pengarang aslinya… Read more

  • Supartono dan Dina Peteng

    Hari Sabtu malam saya dan Supartono memutuskan untuk ikut acara pernikahan tetangga di ujung gang wilayah kosan kami. Meskipun kami tidak begitu kenal anak Pak Lurah, tapi kami kemarin menerima brosur undangan campur sari. Gratis. Wah kebetulan. Sebagai penggemar tembang campur sari, saya dan Supartono tentu tidak ingin melewatkan kesempatan ini. Apalagi kalau bisa mengajukan… Read more

  • Pada Kedatangan

    Yesus datang pada suatu siang bolong sambil membawa es krim vanila kepanasan di Jakarta firman-Nya Seorang kawan kecil bertanya “Enak kah?” “Ya. Kamu mau?” Si kecil mengangguk Es krim vanila diserahkan Yesus datang pada subuh pagi sambil membawa pacul menyapa tetangganya “Ayo nanti keburu siang!” Bergegas kemudian bertanam padi di ladang Rembang Yesus datang pada… Read more

  • Supartono dan Jalan Sepi

    Satu malam yang cukup dingin saya dan Supartono menghangatkan diri di sebuah kedai kopi 24 jam. Bukan kedai, saya ralat. Warung kopi 24 jam. Kami berbincang ini itu demi menghabiskan tanggal yang sebentar lagi habis. “Aku kemarin sempat adu mulut dengan teman kantorku,” kata Tono tiba-tiba. Saya sedikit terheran, karena Supartono jarang sekali berdebat atau… Read more

  • Penulis Biru

    Ada seorang yang suka menulis biru haru membaur pergi ke timur, katanya Lalu duduklah ia dekat jendela sambil menggumam Rindu Rindu Sastrowardoyo yang pernah dilantun di Mampang Ujar recehnya soal kepastian senja yang hampir datang siapa paham atau sanggup menangkap, yang berhenti, lalu diam, dan menghilang Gundahnya saat itu ditulis untuk keracauan milik seorang kawan… Read more

  • Sepi Partikel Tuhan

    Bisik-bisik malam itu mengingatkan ada hari yang akan segera habis berserak dalam impian seorang ilmuwan Nobel di depan mata seperti mas kawin menunggu disematkan layaknya kemenangan cinta bukan atas pertaruhan hanya datum itu memunculkan wujudnya Tapi kebenaran itu, sekosong inikah? diam sekali riuh pesta pora sekedar strategi pasar ya, pasar kebenaran untuk kampus-kampus untuk jurnal-jurnal… Read more