-
Tentang yang Terlewat dari Ilmu Pengetahuan
Peringatan: Catatan ini adalah tulisan nyaman alias ditulis tidak dengan struktur-struktur baku layaknya tulisan akademik yang sebenar dan sesungguhnya. Ini untuk menumpahkan isi kepala yang sedang penuh-penuhnya dan hampir meledak. Demikian. Saya pribadi selalu tertarik dengan relasi antara sains, pengetahuan, dan proses produksinya. Mungkin tidak selalu, tapi selama lebih dari satu setengah tahun terakhir, saya… Read more
-
Tentang Akademisi Superior: Sebuah Kebawelan Acak Adut
Beberapa hari ini di lini waktu Facebook ada yang mengangkat isu soal elitisme akademisi. Istilah ini merujuk pada sejenis kumpulan orang bergelar yang tujuan utamanya mengejar gelar, memakai (dan mempertahankan mati-matian) narasi “gelar = kemampuan”, dan akhirnya merasa dirinya lebih pintar daripada yang tidak/kurang bergelar (semacam “kompleks superioritas”). Kurang lebih setuju. Pendapat kawan-kawan atau komentar-komentar… Read more
-
Sebuah Catatan Siswa ‘Pembangunan’
Kunjungan belajar ke Uganda beberapa waktu lalu membuat saya kembali berpikir tentang proses produksi pengetahuan dalam studi pembangunan. Keberuntungan (atau mungkin kemewahan) sebagai siswa untuk dapat berkunjung ke Uganda tidak dapat serta merta saya ambil sisi positifnya. Sebagai individu yang menghabiskan sebagian besar proses belajar di Indonesia, saya terus membandingkan proses produksi pengetahuan selama di… Read more
-
Should We Use Evidence Only?
Disclaimer: This is not a formal paper of such yet all references are hyperlinked with the resource in case you want to dig deeper. Evidence-based policy making (EBPM). Ah, this buzzword has its own perks, hasn’t it? Reminding ourselves that policy decision used to be lack of data and such. “We should use sufficient data… Read more
-
Gender and Post-Human?
I’ve read a study where some participants were shown two videos of the robot: one is a lady-like robot (Repliee) and the other one is a robot in the wheel (Robovie). The result, as expected, many of them found that Repliee has the more positive response due to its human like and gender perception of female… Read more
-
Masa Depan Penuh Harapan
Judul buku: Four Futures: Life After Capitalism Penulis: Peter Frase Penerbit: Verso Tahun penerbitan: 2016 Jumlah halaman: 122 Berbincang soal masa depan tentu bukan persoalan yang mudah. Kompleksitas sejarah maupun kerumitan variabel dalam sistem yang sedang berjalan membuat kita sering kali menghindari wacana-wacana spekulatif. Namun maraknya fiksi ilmiah yang berada pada karakter futuristik sebenarnya adalah… Read more