Blog

  • Siapa Tahu Kamu Mau Baca, Ep. 15

    Sejenis Pendahuluan Sedikit Yaaas! Saya-si-pemalas bisa melewati tiga bulan pertama menjadi rutin menulis rubrik ini. Saya sempat kepikiran, apakah di awal tahun harus membuat target-target baru, atau merumuskan hal yang baru. Tapi jujur saya nggak kepikiran apa-apa sih. Jadi ya dilanjutkan saja seperti biasa. Tidak ada target membaca secara khusus, juga tidak ada obsesi harus menyelesaikan… Read more

  • Suka Hujan Yang Tidak Terlalu Deras

    “Mati tenggelam atau terbakar?” “Terbakar,” jawabmu setelah berpikir beberapa menit. Nada bicaramu kuat, pasti, tidak ada keraguan sedikit pun. Bahkan ketika aku bertanya kenapa, kamu dengan sesegera mungkin menjawab, “Terlihat keren, heroik.” Aku tertawa, kamu pun mengikuti tawaku. Sedikit kagum karena kamu tidak menjadi sok filosofis dan membagi pemikiranmu soal rasa sakit atau eksistensi diri.… Read more

  • Siapa Tahu Kamu (Tidak) Mau Baca, Ep. 14

    The Letter Killers Club – Sigizmund Krzhizhanovsky (penerjemah: Joanne Turnbull dengan Nikolai Formozov, NYRB 2012) Stop menulis, stop! Jangan menulis, matikan plotmu, jangan membuat penutup cerita, ulang semua dari awal, pikirkan saja jangan tulis! Selamat datang di The Letter Killers Club, pertemuan tiap hari Sabtu, dan perkenalkan presiden klab, Zez, dan enam anggota lainnya: Rar,… Read more

  • Siapa Tahu Kamu Mau Baca, Ep. 13

    Rope – Khairani Barokka (Nine Arches Press 2017) Saya pertama kali mengenal Khairani Barokka dari bosque PP. Pertama kali saya membaca kumpulan puisi Indigenous Species di Inggris dan langsung jatuh hati. Saya tidak terlalu paham puisi, tapi Khairani Barokka membuat saya familiar khususnya puisi-puisi tentang alam. Buku kumpulan puisi Rope ini adalah buku kedua beliau… Read more

  • Siapa Tahu Kamu Mau Baca, Ep. 12

    Zama – Antonio Di Benedetto (diterjemahkan oleh Esther Allen, NYRB 2016) To the victims of expectation. Demikianlah epigraf novel ini. Sebuah hentakan yang langsung membuat saya, “Mampus, gue bakal baca apaan nih.” Tentu, pengantar dari penerjemah, Esther Allen, sudah memberikan saya sebuah bayang-bayang tentang nuansa maupun gambar cerita. “Zama … is out of place in… Read more

  • (Bukan) Fiksi Pembangunan

    “Kenapa sih kamu baca novel?” Pertanyaan ini … entahlah bagaimana menjawabnya. Jawaban paling jujur adalah “karena suka”, dan biasanya akan mendapat respon, “Ooo memang hobi ya?” Saya agak mau protes kalau dibilang hobi saya membaca. Hobi saya tidur siang, bukan membaca. Tapi kalau menjawabnya, “Saya baca novel karena berguna”, saya juga sebenarnya tidak tahu pasti… Read more