Blog

  • dari meja pembaca

    dari meja pembaca

    Tahun ini hampir selesai, dan saya ingin merangkum beberapa buku yang saya baca setahun ini. Rangkuman ini sama pentingnya seperti usaha melanjutkan tidur siang yang terpotong. Dan sama tidak pentingnya seperti empat jam tidur siang yang membuat sakit kepala. Berterimakasihlah pada suara adzan maghrib yang akhirnya membangunkan dan mengingatkan untuk berdoa. Namanya juga rangkuman, jadi… Read more

  • Indonesia’s History, Annotated

    Indonesia’s History, Annotated

    I presented some parts of the essay at the 24th Cornell SEAP Graduate Student Conference (De)Constructing Southeast Asia under the title “Feeling Strange, Feeling Home: An Annotation of Indonesian History.” Along the way, I feel like to stress the subtitle more because it was through bibliographical annotation that I develop my way and form of… Read more

  • Sejenis Kekalahan

    Sejenis Kekalahan

    Baru-baru ini saya mengirim sebuah esai untuk sayembara kritik sastra. Nggak menang sih. Hehehe. Dan sebagai manusia emosionil, saya butuh beberapa menit buat mewek, lalu minta dipuk-puk Bram dan Pepe. Udah sih, gitu aja ceritanya. Hehe. Tapi daripada tulisannya mubazir cuman dibaca dewan juri, lebih baik saya taruh di blog. Sebagai tambahan pengantar, esai ini… Read more

  • Membicarakan Buku (Lagi)

    Membicarakan Buku (Lagi)

    Saya baru saja menyelesaikan kumpulan esai Alejandro Zambra, Not To Read (terjemahan Megan McDowell) dan ada satu jenis perasaan yang membuat saya frustrasi ketika membaca buku itu: rasa cemburu. Sebagai penulis Chile yang berhasil mengembangkan bentuk sastra young-adult kontemporer sambil tetap melanjutkan tradisi penulis-penulis Amerika Latin, Zambra memang penulis yang asik untuk kita telusuri cara… Read more

  • lirik putus asa

    lirik putus asa

    untuk kita yang tidak tahu kapan saatnya Kita terbaring menatap gambar atau kata-kata atau serpihan instastory juga utas panjang orang-orang yang tidak kita kenal. Dan kita duduk, doomscrolling, sampai sakit kepala dan ujung mata kita berkedut kelelahan. Kita mencari-mencari alasan untuk tidak tidur jam sembilan malam. Kita membetul-betulkan argumen di kepala kita bahwa setiap kata… Read more

  • Pada Dada

    Pada Dada

    Pada satu waktu, kamu berkata pada ibumu, “Aku tidak pakai beha lagi.” Ibumu tidak bertanya kenapa. Ia hanya melihatmu menunjuk binder yang kamu beli sendiri untuk menutupi dadamu yang besar. Dada yang tampak menyembul dan mengundang komentar orang asing di jalan, “Anjir toketnya gede banget.” Dada yang membuatmu menangis di tengah jalan karena mata yang… Read more