Sepi Partikel Tuhan

Bisik-bisik malam itu
mengingatkan ada hari
yang akan segera habis
berserak dalam impian seorang ilmuwan

Nobel di depan mata
seperti mas kawin menunggu disematkan
layaknya kemenangan cinta
bukan atas pertaruhan
hanya datum itu memunculkan wujudnya

Tapi kebenaran itu,
sekosong inikah?
diam sekali
riuh pesta pora sekedar strategi pasar
ya, pasar kebenaran
untuk kampus-kampus
untuk jurnal-jurnal

Partikel tuhan, di mana kerianganmu?
gembira jumpa dengan tuhan-tuhan kecil lainnya
Kesunyian ini terlalu
suara ledakan besar dan bunyi gelombang itu
hanyalah buatan tak lebih

Ini sepi, tuhan
sangat sepi

Leave a comment